--> Skip to main content

2019 Battle Royale Free Fire dan PUGB Mobile Makin Ngeri! Moba Mobile Kemana?

Bermain game memang sangat menyenangkan dan tidak mengenal usia yang penting tidak meninggalkan kewajiban kita sebagai manusia, ya.Beberapa tahun sebelumnya game mobile atau smartphone, seakan tak bisa lepas dari satu genre moba, bahkan teman-teman saya pun bermain moba mobile, beberapa anak-anak remaja di dekat rumah. hampir di malam minggu pada nongkrong sampai tengah malam, bermain game moba, sering banget terdengar sampai ke rumah saya, maklum rumah sisi jalan selalu rame. sebuah suara yang tidak asing. Welcome to mobile legends ... bla... bla... push turrent, mundur...acchhh... jaga turrent ... hahahahahah .... serang, Loooorrrddd serang, nooobbbb…. Waduhhh.

Sekarang suara itu jarang lagi terdenger, malah jadi suara tembakan, jedar-jedor, awas ada sniper!!!, medis-medis, diatas-diatas, AWASSS, Tolong GUE!!!! AhhhhhhHHHHHHH ...... peluru gua abis, Nooooooob, hahahahahah ….. terus aja gitu …. sampai kucing bertelor.

Saya mulai berpikir apa genre moba mobile udah mulai lesu di akhir tahun 2018. Mungkin, ya. Setelah saya cek di youtube dan live streaming di facebook, yaaa, Ampun! Makin memasuki tahun 2019, banyak banget yang main genre battle royale mobile. Hal ini juga membuat saya berpikir, terutama saat ada upadate dari kedua game moba mobile sebut saja AOV dan Mobile legends mereka menghadirkan sebuah mode baru yang yaitu battle royale, kenapa mereka menghadrikan mode battle royale di moba mobile seperti itu, untuk apa?
2019 Battle Royale Free Fire dan PUGB Mobile Makin Ngeri! Moba Mobile Kemana?
Sumber gambar : Screenshot Mobile legends dan aov.garena.co.id

Oke, untuk sebagian orang mungkin tidak apa-apa, agar para player-nya betah berlama-lama dalam game. Tapi kebanyakan para player moba mobile, cari bintang buat naikin tier mereka, kalian tahu kan, tier rendah di pandang remeh di game moba mobile, tier dan jumlah match tidak seimbang aja, di omongin. Masih mending kalau mainnya dapat bintang, kalau kagak buat apa. Cuma membuat size game makin bengkak. Menurut saya, lebih baik perbaiki dan dengarkan keluhan para player dari pada buat mode seperti itu lebih baik optimasi agar lebih bagus dan bisa menjakau semua kalangan.

Saya rasa di awal tahun 2019, genre battle royale mobile makin gila di indonesia, mau laki-laki, perempuan, remaja bahkan orang dewasa cocok memainkan kedua game ini, yaitu Garena Free Fire dan PUBG Mobile setelah saya cek di playstore tanggal 10 januari 2019, masih stay dan masuk jajaran game terlaris dan gratis teratas, kedua game ini sudah unduh kurang lebih 100 juta. WOW! Bakalan makin ngeri.
2019 Battle Royale Free Fire dan PUGB Mobile Makin Ngeri! Moba Mobile Kemana?
Sumber gambar : Screenshot playstore/google play android

PUBG Mobile seakang mengulang kesuksesan vesi PC-nya, versi mobile-nya tidak butuh waktu lama untuk menjadi populer di jajaran game mobile, coba saja cek playstore, PUGB Mobile dirilis 19 maret 2018 dan sampai bulan januari 2019 unduhannya sudah mencapai 100 juta lebih dan di ulas 10juta. Cepat banget, ya. Grafiknya bagus dan gameplay juga seru dan senjata komplit.

Ada satu game pesainnya yaitu Garena Free Fire, game ini sudah lama di liris 2 november 2017, tidak pernah disangka game battle royale ini pun sudah di unduh 100juta dan diulas 5 juta, memang tidak secapat PUGB Mobile, tapi menyakinkan game ini bisa bertahan dan terus dibanjiri para player baru. Karena ramah pada smartphone spek rendah, Bagaimana dengan grafik? Kita harus ingat tidak semua gamer melihat sebuah game itu dari grafik dulu.

Saya lihat di youtube dan streaming fb, dulu-nya ia sering banget update tentang game moba, makin kesini malah sering main geme bergenre battle royale, kenapa? Karena mereka sadar kedua game itu lagi trend dan mereka itu content creator gaming. Mereka tidak punya alasan lain lagi selain memainkan game yang lagi trend. Moba mobile bakalan tetap ada, kemungkinan tidak akan seramai dulu. Welcome Battle Royale!
Cara Berkomentar: Silahkan tuliskan komentar Dengan cara "buka komentar" Gunakan akun Disqus untuk berkomenetar.
Buka Komentar
Tutup Komentar