Skip to main content

Seorang Pemuda Terkena Stroke Otak, Main game 72 Jam!

ermain game memang aktifitas yang menyenangkan dan beberapa orang menjadikan game sebagai hiburan atau beberapa orang menjadikan game sebagai pekerjaan mereka untuk mendapatkan pundi-pundi uang dengan cara ikut serta dalam turnamen game atau menjadi populer dikalangan para gemers dari membuat chanel di youtube. Pastinya para gamer akan melatih kemampuannya dalam bermain agar semakin jago tapi jangan sampai melupkan waktu dan kecanduan game karena ada kasus seorang pemuda di Changsha, China yang berusia 21 tahun mengalami stroke otak.
Seorang Pemuda Terkena Stroke Otak, Main game 72 Jam!
sumber gambar : steemit.com

Seorang pemuda berusia 21 tahun bernama Xiao Xie, menghabiskan masa liburannya bersama teman-temannya dengan cara bermain game di warnet, mereka main bareng diwarnet itu namun mereka ketagihan sampai lupa waktu bermain game 72 jam, mereka tetap berada di warnet.

Kejadian mulai pada malam Mid-autumn Festival, Xiao Xie mulai menunjukan gelagat diam lalu muntah-muntah, tiba-tiba dia pingsan di depan komputernya. Rekannya yang melihat langsung menghampiri dan membawanya kerumah sakit terdekat masih dalam keadaan pingsan sementara sisi kanan tumbuhnya lumpuh.

Rekan-rekan lainnya yang melihat kejadian itu kemudian menghampiri Xiao Xie dan membawanya ke rumah sakit terdekat. Di rumah sakit, Xiao Xie masih dalam keadaan pingsan sementara sisi kanan tubuhnya lumpuh. Seorang alhi syaraf dari rumah sakit itu memeriksa ditemukan Xiao Xie menderita stroke otak, ternyata kondisi Xiao Xie sedang kritis sehingga memaksa dokter untuk melakukan operasi untuk menghilangkan gumpalan di otaknya. Beruntungnya Xiao Xie sadar kembali.
Sumber Refensi info :techno.okezone.com

Ternyata stroke tidak hanya terjadi pada orang tua, anak muda seperti kita saja bisa terkena lo contohnya si Xiao Xie. Bermain game boleh-boleh saja tapi jangan sampai lupa waktu, beristirahatlah untuk memulihkan tubuh, mata kita, jangan telat makan, jangan lupa minum, belajar, sekolah, bekerja dan beribadah kepada tuhan yang maha esa, menurut kepercayaan masing-masing.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar